Aku memposisikan tubuhku pada anak tangga yang tidak terlalu banyak
jumlah Πўǟª , di temani lampu-lampu taman dan ponsel yang nyala Πўǟª
sudah mulai meredup , suasana malam cukup membuat tubuhku menggigil.
Gelap semakin merayap , dingin semakin menyergap .
Aku memutar kepala , mengubah posisi tubuhku mencari sosok yang
barangkali masih ada di tempat itu . Beruntung, aku melihat bayangan dua
orang laki-laki menghampiriku , batin ku belum berhasil menerka siapa
yang datang , langkah itu semakin dekat membuatku makin menerka . Yeess ,
aku mengenal Πўǟª . Mereka datang dengan senyum segar , tanpa ragu aku
membalas dengan senyum lebih segǟªar :D .
Awalnya mereka basa-basi mencoba memulai percakapan yang
masih terkesan canggung , lalu lebih akrab dengan cepat begitu dekat ,
kita menciptakan banyak cerita dalam percakapan itu. Sebenarnya ∂ķΰ
belum tau siapa KAMU, yang ku sebut MEREKA, ∂ķΰ belum mengenalmu , tapi
setiap kalimat dalam paragraf yang kamu ciptakan sudah terasa hangat di
telingaku .∂ķΰ suka setiap kata yang kamu ucapkan, membuat ∂ķΰ
termenung beberapa saat dan melayang di buatmu :D . sulit di jelaskan, ∂ķΰ mengagumimu .
Tidak terasa dua jam sudah kita terlibat dalam percakapan yang
ku rasa masih singkat , malam itu kita memang bertiga , tapi ∂ķΰ hanya
ingin menceritakan Kamu saja dari yang ku sebut mereka :D . Dua jam
bukan waktu yang sebentar jika di lewati bersama orang yang tidak nyaman
, tapi buatku waktu malam itu sangat singkat jika harus segera
mengakhiri percakapan kita , karena malam itu aku nyaman bersamamu , aku
nyaman mendengar setiap kata yang sudah kamu ciptakan. Seperti katamu :
“ waktu serasa lama jika kita bersama orang yang tidak nyaman , tapi
akan serasa sebentar jika bersama dengan orang yang nyaman, RELATIF “ .
Itu secuil kalimat dari bibir tipismu yang berhasil ∂ķΰ rekam dalam
otak . :D
∂ķΰ mengagumimu :D
∂ķΰ tidak begitu ingat tanggal dan bulannya , yang ∂ķΰ ingat cuma peristiwa manis di dalamnya .
singkat , tapi selalu dalam ingat .:)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar