Sabtu, 12 Oktober 2013

Selamat Menikah



                Hello Bodoh !
Kabar baik ? Sukurlah , aku juga baik . Ku dengar dari mereka kau akan segera membangun kehidupan mu yang baru bersama mantan pacarmu . Bukan, bukan aku . Tapi istrimu nantinya J .
Selamat ya , doa yang terbaik akan ku sematkan dalam sujudku pada hari bahagiamu nanti .
Ga nyangka ya . Kau ingat , beberapa bulan lalu . Aku yang menipumu , ku bilang aku akan segera mengakhiri masa lajangku , bersama laki-laki yang sama sekali tak kau kenali wujud rupanya . Lucunya, kau dengan polos percaya dan menggalaukan hal itu . Ya itu dari beberapa kabar yang sampai di telinga . Nyatanya, kini kau yang mendahuluiku . Kau curang . :’D
                Kalau boleh di bahas lagi , kau ingat bagaimana kisah kita sampai terhenti . Yang saat ini hanya bisa ku sebut sebagai kisah klasik , kau ingat bagaimana caramu mengakhiri semuanya , siapa partner yang kau sertakan dalam manuvermu ini . Jujur saja , aku masih mengingatnya , meski sudah ku lupakan . Tapi ingatan itu , mengendap dan mengetuk-ngetuk otakku minta di buncahkan .

Rasa sakit itu , memang sudah hilang . Tapi ingatan selalu sulit di lupakan . Tapi tenang saja , ini sekedar kenangan, kenangan yang sudah ku bukukan ke dalam masa lalu .
Mendengar berita kau ingin menikah , ada rasa tak percaya jika kau akan memfinishkan masa mudamu secepat ini , aku juga bertanya-tanya dalam detik-detik terakhir masa sendirimu masihkah kau menyimpan semuanya , tentang kita dulu , tentang kota suka-suka , tentang jogja dan tentang masa SMA yang membawa kita dalam kisah yang tak terduga .
                Ini kenyataan yang selalu bekerja sama dengan takdir , kenyataannya kau harus menikah dengan kekasih lamamu , dan takdirnya kau meninggalkanku dengan sebuah penghianatan yang entah siapa yang telah merancang . Jujur saja , saat menulis ini aku seperti di cubit oleh rindu yang membuatku geli , untuk itu aku berteriak geli dalam tulisan ini . Yang tak akan pernah kau tau dan mengerti maksudnya .
Sekarang , semua telah berbeda tak lagi sama . Kita hanya puing kenangan yang berserakan di masa lalu , biarlah . Kau akan memulai hidup barumu , aku masih dengan hidupku yang sekarang . Jadilah suami dan ayah yang terbaik untuk istri dan anak-anakmu nanti , lupakan gejolak jiwa mudamu yang candu dengan para wanita . Bahagiakan wanitamu dengan cinta dan cita-cita yang akan kalian wujudkan bersama .
Selamat jadi calon suami dan ayah :’) Long last with u’re wife . Aamiin
               


Tidak ada komentar:

Posting Komentar